Wednesday, 9 September 2015

Tips Bagaimana Merawat Printer Supaya Awet



TIPS CARA MERAWAT PRINTER

Sedikit cerita Pengalaman saya :
Tulisan ini saya buat berawal dari printer yang saya miliki waktu itu rusak dan dibawa ke tempat service yang khusus menangani perbaikan printer. Setelah selesai printer diperbaiki, saya pun bertanya kepada si tukang service; “apa penyebab kerusakan pada printer saya dan bagaimana caranya untuk perawatan printer saya ini?” Dan akhirnya si tukang service pun menjawab dan menjelaskan pertanyaan saya tersebut dan memberikan saran cara merawat printer dengan benar.
Nah untuk itu saya ingin berbagi nih sama sobat semua dimanapun kalian berada perihal Bagaimana Tips Merawat Printer supaya awet. Seperti kata pepatah “mencegah lebih baik daripada mengobati” hehehe…

Mungkin yang namanya elektronik walaupun sudah dirawat dengan benar dan baik bisa saja rusak dan hal itu wajar adanya namanya juga barang elektronik yang dipakai pasti ada masanya rusak (kalau ingin awet waktu beli simpan aja dilemari heheheh). Tapi setidaknya mungkin dengan kita merawatnnya dengan baik dan benar,  bisa menunda atau menahan kerusakan dengan cepat. Maksudnya kalau printer kita tidak dirawat mungkin 1 bulan sudah rusak tapi setelah dirawat kerusakannya agak bertahan lama bisa 6 bulan sampai 8 bulan, karena kata tukang service umur printer itu minimal bisa bertahan paling lama 6 bulan, kalau setelah 6 bulan masih awet itu sangat bagus kata si tukang service, itu juga kalau kita bisa merawatnya dengan baik. Dan itu benar adanya karena ada tetangga beli printer baru sebulan sudah rusak karena ketidaktahuan mengenai bagaimana merawat dan memakai printer yang baik. Nah mungki kira-kira seperti itu perbandingannya. Yah syukur-syukur kalau tidak pernah rusak, setuju……
  
Nah ini dia sobat semua, yang saya dapat dari pakarnya printer tentang Tips Bagaimana Merawat Printer sistem infuse agar bisa tahan lama atau tidak cepat rusak :
1.  Gunakan printer secara teratur dalam pemakaiannya, karena untuk menjaga supaya head/cartridge printer tetap basah/tidak kering. Usahakan untuk menyalakan printer secara berkala walaupun kita tidak memakainya (nyalakan dari tombol on/off), minimal 1 hari sekali atau 2 kali sehari, biarkan sekitar 3 sampai 5 menit, tujuannya supaya head printer selalu basah.
2.    Pada saat printer menyala/sedang digunakan, pastikan tutup kecil pada botol infus selalu terbuka.
3.    Apabila kebutuhan kita untuk memakai printer itu jarang/sewaktu-waktu, usahakan lakukan test print minimal 1 minggu sekali atau kurang dari satu minggu. Tujuannya sama supaya head tidak kering dan agar kualitas warna dan hasil cetakan tetap bagus.    Misalnya seperti print dokumen yang berwarna dan semua warna ada dalam dokumen yang di print, print photo, print tulisan yang berwarna bercampur dengan gambar berwana..
4.    Lakukan head cleaning yang terdapat pada settingan maintenance sebelum printer digunakan untuk mengeprint, apabila seumpama printer tidak dipakai dalam waktu yang cukup lama dikarenakan pergi ke luar kota sehingga kita tidak bisa merawatnya seperti biasa. dan pada tutup kecil botol infus yang tadinya terbuka, kita tutup pada saat printer tidak digunakan dalam jangka waktu yang cukup lama.
5.    Pakailah tinta yang kualitas bagus, karena tinta yang bagus akan membuat head/chatridge kita aman dan tidak bocor. Untuk istilahnya saya juga tidak begitu paham, karena itu bahasa si ahli printer yang tahu. (Hehehe…). Memang benar sih tinta itu berpengaruh karena saya sendiri mengalaminya. Ceritanya waktu itu keuangan lagi minimalis, saya beli tinta yang tidak seperti biasanya tapi beli tinta yang murah dengan alasean keuangan, selang beberapa bulan ke depan printer saya bermasalah dengan hasil cetakannya dan head saya kena dan harus ganti head. Dan saya pun disarankan jangan memakai sembarang tinta.
      
     Ciri-ciri tinta yang bagus adalah tidak berbau menyengat (berbau kimia) kalau dicium dan itu pun saya buktikan sendiri tinta murah yang saya beli baunya menyengat sekali, beda dengan tinta yang saya beli sedikit agak mahal yang biasa saya pakai hasil dari rekomendasi saat beli printer. (belilah tinta sesuai dengan merk printer, misalnya printer Epson harus memakai tinta yang support dengan printer Epson, begitupun printer yang lainnya).
6.    Usahakan printer jauh dari yang namanya debu. Periksalah dalamnya printer barangkali ada benda-benda kecil yang masuk seperti sisa kertas dan lain-lain. Dan tutuplah/bungkus printer apabila printer sudah tidak dipakai dengan penutup dari pelastik atau apa saja tujuannya untuk menghindari daripada debu.
 7.    Tempatkan printer ditempat yang rata/tidak miring dan posisi tabung infuse harus sejajar dengan printer tujuannya untuk kesetabilan tinta
8.    Pada saat mengeprint/mencetak jangan menggunakan kertas yang lusuh, kertas yang berlipat-lipat, kertas yang kotor, kertas yang ada sedikit ada sobekan. Selau gunakan kertas yang masih bagus, halus gunanya untuk mencaga head/cardtridge dab supaya kertas tidak menyangkut yang bisa merusak roller pada printer.
9.    Terakhir, jangan mematikan printer dengan mencabut dari kabel printer, biasakan mematikan printer dengan menekan tombol on/off button.

Demikianlah Tips Bagaimana cara merawat printer yang baik dan benar yang bisa saya share atau bagikan untuk sobat-sobat semua, kurang lebihnya saya mohon maaf apabila ada kekurangan dan untuk lebih mengetahui lebih dalam lagi, silahkan sobat semua bisa mencari tahu sendiri dengan menanyakan kepada yang ahlinya dan yang professional dan sobat pun bisa menghubungi pusat bantuan dari si empunya produk printer yaitu ke perusahaannya.

Semoga bermanfaat………………………..

No comments:

Post a Comment