TIPS CARA MERAWAT PRINTER
Sedikit cerita Pengalaman saya :
Tulisan ini saya buat berawal dari printer yang saya miliki waktu itu
rusak dan dibawa ke tempat service yang khusus menangani perbaikan printer. Setelah
selesai printer diperbaiki, saya pun bertanya kepada si tukang service; “apa
penyebab kerusakan pada printer saya dan bagaimana caranya untuk perawatan
printer saya ini?” Dan akhirnya si tukang service pun menjawab dan menjelaskan
pertanyaan saya tersebut dan memberikan saran cara merawat printer dengan
benar.
Nah untuk itu saya ingin berbagi nih sama sobat semua dimanapun
kalian berada perihal Bagaimana Tips Merawat Printer supaya awet. Seperti kata
pepatah “mencegah lebih baik daripada
mengobati” hehehe…
Mungkin yang namanya elektronik walaupun sudah dirawat dengan
benar dan baik bisa saja rusak dan hal itu wajar adanya namanya juga barang
elektronik yang dipakai pasti ada masanya rusak (kalau ingin awet waktu beli
simpan aja dilemari heheheh). Tapi setidaknya mungkin dengan kita merawatnnya
dengan baik dan benar, bisa menunda atau
menahan kerusakan dengan cepat. Maksudnya kalau printer kita tidak dirawat
mungkin 1 bulan sudah rusak tapi setelah dirawat kerusakannya agak bertahan lama
bisa 6 bulan sampai 8 bulan, karena kata tukang service umur printer itu
minimal bisa bertahan paling lama 6 bulan, kalau setelah 6 bulan masih awet itu
sangat bagus kata si tukang service, itu juga kalau kita bisa merawatnya dengan
baik. Dan itu benar adanya karena ada tetangga beli printer baru sebulan sudah
rusak karena ketidaktahuan mengenai bagaimana merawat dan memakai printer yang
baik. Nah mungki kira-kira seperti itu perbandingannya. Yah syukur-syukur kalau
tidak pernah rusak, setuju……
Nah ini dia sobat semua, yang saya dapat dari pakarnya printer
tentang Tips Bagaimana Merawat Printer sistem infuse agar bisa tahan lama atau
tidak cepat rusak :
1. Gunakan printer secara teratur dalam pemakaiannya, karena untuk
menjaga supaya head/cartridge printer tetap basah/tidak kering. Usahakan untuk
menyalakan printer secara berkala walaupun kita tidak memakainya (nyalakan dari
tombol on/off), minimal 1 hari sekali atau 2 kali sehari, biarkan sekitar 3 sampai
5 menit, tujuannya supaya head printer selalu basah.
2. Pada saat printer menyala/sedang digunakan, pastikan tutup kecil
pada botol infus selalu terbuka.
3. Apabila kebutuhan kita untuk memakai printer itu jarang/sewaktu-waktu,
usahakan lakukan test print minimal 1 minggu sekali atau kurang dari satu
minggu. Tujuannya sama supaya head tidak kering dan agar kualitas warna dan
hasil cetakan tetap bagus. Misalnya seperti print dokumen yang berwarna
dan semua warna ada dalam dokumen yang di print, print photo, print tulisan
yang berwarna bercampur dengan gambar berwana..
4. Lakukan head cleaning yang terdapat pada settingan maintenance
sebelum printer digunakan untuk mengeprint, apabila seumpama printer tidak
dipakai dalam waktu yang cukup lama dikarenakan pergi ke luar kota sehingga
kita tidak bisa merawatnya seperti biasa. dan pada tutup kecil botol infus yang
tadinya terbuka, kita tutup pada saat printer tidak digunakan dalam jangka
waktu yang cukup lama.
5. Pakailah tinta yang kualitas bagus, karena tinta yang bagus akan membuat
head/chatridge kita aman dan tidak bocor. Untuk istilahnya saya juga tidak
begitu paham, karena itu bahasa si ahli printer yang tahu. (Hehehe…). Memang benar
sih tinta itu berpengaruh karena saya sendiri mengalaminya. Ceritanya waktu itu
keuangan lagi minimalis, saya beli tinta yang tidak seperti biasanya tapi beli
tinta yang murah dengan alasean keuangan, selang beberapa bulan ke depan
printer saya bermasalah dengan hasil cetakannya dan head saya kena dan harus
ganti head. Dan saya pun disarankan jangan memakai sembarang tinta.
Ciri-ciri tinta yang bagus adalah tidak berbau menyengat (berbau
kimia) kalau dicium dan itu pun saya buktikan sendiri tinta murah yang saya
beli baunya menyengat sekali, beda dengan tinta yang saya beli sedikit agak
mahal yang biasa saya pakai hasil dari rekomendasi saat beli printer. (belilah
tinta sesuai dengan merk printer, misalnya printer Epson harus memakai tinta
yang support dengan printer Epson, begitupun printer yang lainnya).
6. Usahakan printer jauh dari yang namanya debu. Periksalah dalamnya
printer barangkali ada benda-benda kecil yang masuk seperti sisa kertas dan
lain-lain. Dan tutuplah/bungkus printer apabila printer sudah tidak dipakai
dengan penutup dari pelastik atau apa saja tujuannya untuk menghindari daripada
debu.
7. Tempatkan printer ditempat yang rata/tidak miring dan posisi
tabung infuse harus sejajar dengan printer tujuannya untuk kesetabilan tinta
8. Pada saat mengeprint/mencetak jangan menggunakan kertas yang
lusuh, kertas yang berlipat-lipat, kertas yang kotor, kertas yang ada sedikit
ada sobekan. Selau gunakan kertas yang masih bagus, halus gunanya untuk mencaga
head/cardtridge dab supaya kertas tidak menyangkut yang bisa merusak roller
pada printer.
9. Terakhir, jangan mematikan printer dengan mencabut dari kabel printer,
biasakan mematikan printer dengan menekan tombol on/off button.
Demikianlah
Tips Bagaimana cara merawat printer yang baik dan benar yang bisa saya share
atau bagikan untuk sobat-sobat semua, kurang lebihnya saya mohon maaf apabila
ada kekurangan dan untuk lebih mengetahui lebih dalam lagi, silahkan sobat
semua bisa mencari tahu sendiri dengan menanyakan kepada yang ahlinya dan yang professional
dan sobat pun bisa menghubungi pusat bantuan dari si empunya produk printer
yaitu ke perusahaannya.
No comments:
Post a Comment